Kamis, 16 Juni 2011

Tetap Semangat Di Tempat Kerja

Ketika anda disibukkan dengan tumpukan file di meja kerja, dengan kewajiban yang lain, segala macam aturan, beribu tantangan dan masih banyak sekali pekerjaan yang harus terselesaikan, dalam jangka waktu yang lama dan terus menerus pasti akan membuat anda berada pada titik kebosanan. Mungkin saja saat itu anda meluangkan waktu untuk menggosip, aktivitas facebook yang tidak jelas, chatting dan sebagainya.
Hal itu justru akan membuat waktu kerja anda tidak efektif. Alhasil pekerjaan makin menumpuk dan tak kunjung selesai, badan justru akan cepat loyo bahkan mengantuk sehingga mood berkurang, karena energi yang seharusnya dimanfaatkan dengan efektif malah akan terkuras. Kalau anda mampu memanfaatkan waktu ditengah kesibukan dan aktifitas kerja, akan banyak sekali keuntungan yang bisa anda peroleh.
Bagaimana cara agar selalu mood saat bekerja? Tips apa saja agar tetap semangat dan energik di tempat kerja? Temukan jawaban anda pada ulasan berikut ini yang bisa anda terapkan.
1. Kerjakan saja segala sesuatu dengan lebih simpel, tidak perlu terlalu repot. Yang penting lebih efektif dan efisien.
2. Fokus. Selesaikan pekerjaan dengan tenang.
3. Kalau ternyata ada kesulitan-kesulitan kecil yang dihadapi, jangan mudah panik.
4. Anggaplah bahwa kantor adalah rumah kedua yang menyenangkan. Tentunya tetap berpegang teguh pada aturan-aturan.
5. Coba cek daftar kerjaan setiap seminggu. Centang, mana yang belum selesai. Sehingga akan meringkas waktu anda.
6. Susun barang-barang, file-file di meja kerja dengan rapi, tertata dan bersih untuk memudahkan anda mencarinya ketika suatu saat membutuhkan. Ini cukup membantu anda hemat energi dan tak perlu sia-sia membuang waktu hanya untuk sibuk mencari barang-barang atau file-file anda.
7. Dengarkan musik saat bekerja, supaya membantu meringankan beban pekerjaan anda. Kalau anda takut orang lain terganggu dengan winamp anda, bawa saja headset. Beres kan?
8. Agar meja kerja anda terlihat hidup, hiasilah dengan handycraft atau bunga lavender. Lavender dipercaya dapat merilekskan pikiran kita, sehingga pada saat bekerja anda terbebas dari perasaan lelah, sakit kepala, maupun rasa cemas.
9. Jangan lupa air putih. Selalu sediakan di meja anda untuk mencegah dehidrasi, bibir pecah-pecah, dan kulit kekeringan. Apalagi jika anda bekerja di dalam ruangan AC.
10. Regangkan tubuh anda untuk mengusir penat
11. Ketika anda hanya membaca sesuatu pada layar monitor tanpa tangan, lakukan senam kecil-kecilan sambil duduk di depan komputer, seperti senam jari, kaki, dan kepala.
12. Selalu berpikir positif dan optimis. Kedua hal ini dapat membantu anda agar lebih semangat menghadapi masalah dalam dunia kerja anda.
13. Perbanyak senyum dan tawa, tingkatkan selera humor yang tinggi, agar membuat mood anda menjadi lebih baik.

sumber: user36.wordpress.com

Titik Jenuh

Tentu pernah mendengar istilah ‘bored to death’, ‘kan? Meskipun terdengar sepele, namun rasa jenuh memang seringkali terasa bisa ‘membunuh’. Selain kerja menjadi tidak produktif, pengaruhnya pada tubuh juga buruk, sama halnya seperti saat Anda mengalami stress di tempat kerja. Belum lagi dampak emosional, seperti keinginan untuk ‘lari’ atau resign dari pekerjaan. Namun, jangan kuatir, Anda tidak sendirian. Siapa pun pernah mengalaminya. Rasa jenuh memang hampir tidak terelakkan dalam setiap pekerjaan. Tidak hanya pekerjaan rutin dan monoton yang bisa menyebabkan kejenuhan, misalnya seperti yang Anda alami saat ini setelah 15 tahun bekerja. Pekerjaan yang kurang menantang, tidak memberikan otonomi dan tanggung jawab yang berarti pun bisa memicu timbulnya jenuh.

Pada dasarnya otak manusia selalu membutuhkan stimulasi dan tantangan. Hal ini yang menjadikan kita bersemangat mengerjakan tugas baru, karena otak bekerja untuk mengatasi tantangan yang diberikan. Setelah kita menguasai tugas baru tersebut, antusiasme kita kerap turun, timbul rasa jenuh karena otak secara otomatis hanya tinggal mengulang saja. Karenanya, jadikan jenuh sebagai alarm/tanda untuk segera mencari stimulasi baru di pekerjaan, memancing kreativitas dan menggali kesempatan pengembangan diri Anda.

Berikut ini beberapa saran hal-hal yang dapat Anda perhatikan, dan dapat coba diterapkan untuk mengatasi Jenuh:


  1. Temukan hal-hal yang baru terus menerus.
Bisa mulai dengan hal-hal sederhana seperti merubah lay-out meja kerja, mengganti penampilan dan gaya busana, atau meminta tugas-tugas atau tanggung jawab baru pada atasan. Bertemulah dengan orang-orang baru. Perbanyak senyum, dan berinteraksilah dengan orang-orang di sekitar Anda, baik atasan, rekan kerja maupun bawahan dengan cara dan semangat baru.


  1. Terus belajar
Kita perlu memuaskan keinginan otak akan informasi baru dengan mempelajari hal-hal baru. Pelajari hal-hal baru dalam pekerjaan. Jika memungkinkan, ajukan permintaan untuk mengikuti pelatihan atau kursus. Belajar akan meningkatkan rasa percaya diri dan kesanggupan kita untuk melakukan tugas yang lebih menantang


  1. Kreatif dan Proaktif
Cari ide-ide segar untuk memperindah pekerjaan Anda atau memberikan masukan untuk tim kerja. Buat juga target kerja yang jelas dan menantang, dan jika Anda berhasil mencapai target, beri ‘hadiah’ pada diri Anda sendiri. Selain itu, meskipun ada prosedur dalam bekerja, jangan lupa memberi ‘sentuhan pribadi’ dalam pekerjaan. Jangan menunggu dan merespons hanya saat mendapat penugasan dari atasan.


  1. Alokasikan waktu untuk diri sendiri.
Hanya ‘hidup’ untuk pekerjaan akan mudah memicu kebosanan. Lakukan kegiatan yang Anda sukai sebelum berangkat kerja, seperti mendengarkan musik, berolahraga untuk menciptakan mood positif sebelum mulai bekerja. Jika perlu ambil liburan atau cuti untuk memanjakan diri sendiri.

                Semoga berhasil memerangi jenuh dan kembali dapat menjalani kehidupan kerja dengan efektif dan bahagia!


MEMILIH PEKERJAAN SESUAI KEPRIBADIAN

Apakah anda seorang fresh graduate, atau seorang yang sudah cukup lama bekerja? Siapapun anda pasti setuju dengan pernyataan, bahwa untuk bisa total mengerjakan sebuah pekerjaan, harus mencintai pekerjaan tersebut. Namun, bagaimana bisa mencintai pekerjaan yang ada sekarang, jika sebenarnya pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan kepribadian?

Berikut adalah 6 tipe kepribadian beserta dengan pekerjaan yang sekiranya cocok dengan kepribadian tersebut. Namun, perlu dicatat, beberapa pekerjaan atau profesi yang tercantum memerlukan pendidikan, pelatihan, dan kualifikasi tertentu.

Artistik
Kepribadian semacam ini adalah mahluk kreatif sejak diciptakan. Mereka memiliki imajinasi yang sangat luas. Tipe semacam ini senang mengekspresikan dirinya melalui hasil karya. Mereka lebih nyaman bekerja tanpa aturan, dan senang bekerja yang berkaitan dengan bentuk, desain, warna, kata, dan pola. Profesi yang cocok untuk tipe kepribadian ini: editor, desainer grafis, guru drama atau kesenian, arsitek lanskap, pembuat produk, dan produser.

Konvensional
Tipe kepribadian semacam ini menyenangi segala hal yang konvensional, seperti aturan, prosedur, jadual, dan instruksi. Mereka senang bekerja dengan detail dan data ketimbang harus mengutarakan ide. Tipe semacam ini senang dengan rutinitas dan urutan, segala yang keteraturan. Tipe pekerjaan yang cocok untuk tipe semacam ini antara lain; akuntan, aktuaria, inspektur keamanan, keuangan, perencana keuangan, dan penulis teknis.

Wirausahawan
Tipe wirausahawan adalah orang yang pandai memimpin. Mereka jeli melihat sebuah hasil kerja dari awal hingga akhir, khususnya yang berhubungan dengan bisnis. Mereka tipe pelaku, bukan pemikir, dan lebih senang melihat “gambaran besar” ketimbang gambar-gambar kecil yang justru sebagai fondasi awalnya. Pekerjaan yang cocok untuk orang seperti ini adalah; agen sales di advertising, pekerja finansial, analisis manajemen, direktur program, dan sales manager .

Penyelidik
Tipe seperti ini senang bekerja sendiri, karena dia senang menyelidiki sesuatu. Mereka lebih senang menggunakan logika ketimbang imajinasi, menyelesaikan masalah dan misteri, menyatukan hal-hal yang tercerai seperti puzzle, presisi, dan ilmu pasti. Pekerjaan yang memerlukan atensi mendetail amat membuatnya merasa senang. Profesi yang tepat untuk tipe kepribadian seperti ini adalah; analis sistem komputer, pengurus perpustakaan, optometris, profesor ilmu alam, insinyur piranti lunak, dan pelaku statistik.

Realistik
Senang dengan hasil akhir, tipe ini adalah orang yang menyukai soal dan masalah yang harus dipecahkan. Mereka senang bekerja di luar ruang, bekerja dengan mesin, alat-alat berat, dan perhiasan. Profesi yang tepat untuk tipe realistis adalah ahli elektro, ahli nuklir, dokter gigi, dan ahli kunci.

Sosialis
Sosialis senang membantu orang lain dan bekerja di dalam tim. Mereka pandai berkomunikasi dan merasa nyaman dalam berinteraksi dengan orang lain. Mereka lebih baik bicara dengan orang lain ketimbang bekerja dengan mesin atau data. Pekerjaan yang terbaik untuk mereka adalah untuk membuatnya bertemu dengan orang lain, seperti pelatih pribadi, psikolog sekolah, bimbingan siswa, guru, dan motivator.

sumber:  http://sidomi.com